Edukasi keselamatan berkendara kembali diperkuat melalui kegiatan Safety Riding bertema peningkatan kemampuan prediksi bahaya yang digelar pada 13 Februari 2026 di Astra Motor Kalimantan Barat. Kegiatan ini menyasar komunitas motor di Pontianak sebagai bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menanamkan budaya berkendara aman melalui kampanye #cari_aman serta semangat sinergi Bagi Negeri.
Pelatihan ini mengangkat konsep “edukasi safety riding naik level dalam prediksi bahaya”, di mana peserta tidak hanya memahami aturan berkendara, tetapi juga dilatih membaca potensi risiko di jalan sebelum terjadi. Komunitas dipilih sebagai peserta utama karena dinilai memiliki pengaruh besar dan mampu menjadi role model sekaligus duta keselamatan berkendara di lingkungan masing-masing.
Manager Marketing Astra Motor Kalimantan Barat, Chrystian David, menegaskan bahwa edukasi kepada komunitas merupakan investasi jangka panjang bagi keselamatan lalu lintas. “Kami percaya komunitas memiliki daya sebar yang kuat. Ketika para anggotanya memahami cara berkendara aman dan mampu memprediksi bahaya, maka pesan keselamatan akan menyebar lebih luas ke masyarakat. Inilah bentuk nyata kontribusi kami dalam sinergi Bagi Negeri,” ujarnya.
Materi pelatihan disampaikan langsung oleh instruktur Safety Riding berpengalaman, Febri Andrian, yang memberikan pembekalan mengenai teknik scanning, positioning, hingga pengambilan keputusan cepat di situasi berisiko. Peserta juga diajak memahami bagaimana kesalahan kecil dapat berkembang menjadi kecelakaan apabila tidak diantisipasi sejak dini.
Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta menunjukkan kemampuan penalaran yang baik dalam menganalisis berbagai skenario bahaya, bahkan mampu mengidentifikasi risiko sebelum instruktur menjelaskan jawabannya. Hal ini menunjukkan bahwa komunitas memiliki kesiapan untuk menjadi pelopor keselamatan berkendara di jalan raya.
Melalui kegiatan ini, Astra Motor Kalimantan Barat berharap komunitas motor dapat terus menjadi agen perubahan yang menularkan perilaku berkendara aman kepada masyarakat luas. Dengan meningkatnya kemampuan prediksi bahaya serta komitmen terhadap kampanye #cari_aman, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan dan tercipta budaya berkendara yang lebih selamat, nyaman, dan bertanggung jawab di Kalimantan Barat.